Surah al-Hujurat ayat 6

Perbezaan Qiraat pada lafaz فتبينوا (Nafi’, Ibnu Kathir, Abu ‘Amru, Ibnu ‘Amir, ‘Asim, Abu Jaafar dan Yaakub) dari asal التبين dan فتثبتوا (Hamzah, Kisa’i dan Khalf al-‘Asyir) dari asal الثبت.

Makna: Allah SWT memerintahkan kepada orang2 mukmin, sekiranya sampai kepada mereka berita dan pelbagai sumber, supaya tidak cepat mempercayainya. Bahkan wajib untuk berhati2 dan tunggu hingga dipastikan kebenaran berita tersebut. Atau mungkin juga palsu dan salah. Ini kerana dalam terburu2 membuat keputusan boleh memburukkan keadaan. Dan apabila nyata dan terang kesalahannya selepas itu, akan menyesal dengan apa yang dilakukan.

(Al-Mustanir, 1989, Jilid ke2, ms 117)

(Hai orang-orang yang beriman! Jika datang kepada kalian orang fasik membawa suatu berita) (maka periksalah oleh kalian) kebenaran beritanya itu, apakah ia benar atau berdusta. Menurut suatu qiraat dibaca Fatatsabbatuu berasal dari lafal Ats-Tsabaat, artinya telitilah terlebih dahulu kebenarannya (agar kalian tidak menimpakan musibah kepada suatu kaum) menjadi Maf’ul dari lafal Fatabayyanuu, yakni dikhawatirkan hal tersebut akan menimpa musibah kepada suatu kaum (tanpa mengetahui keadaannya) menjadi Hal atau kata keterangan keadaan dari Fa’il, yakni tanpa sepengetahuannya (yang menyebabkan kalian) membuat kalian (atas perbuatan kalian itu) yakni berbuat kekeliruan terhadap kaum tersebut (menyesal) selanjutnya Rasulullah saw. mengutus Khalid kepada mereka sesudah mereka kembali ke negerinya. Ternyata Khalid tiada menjumpai mereka melainkan hanya ketaatan dan kebaikan belaka, lalu ia menceritakan hal tersebut kepada Nabi saw.

Tafsir Jalalayn

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *